Baca tarbawi hari ini, mendadak temanya sama persis apa yang saya rasakan. "RINDU RUMAH KITA YANG DULU" itu judul artikel di tarbawi. Home sweet home that brings all my memories when i was young.
Saya rindu rumah saya di Salatiga, lengkap dengan sederhananya, lembabnya, dan "hangatnya" suasana di sana. Tinggal di dusun memang berkah, meski terkadang ga betah karena lambannya pergerakan disana dan gampangnya gosip tersebar diseantero dusun :p. Alhamdulillah 2 minggu lagi pulang ke kampung halaman, rumah yang dulu saya tinggali. Dusun/kampung tempat saya tinggal ini namanya "PENDEM" (dalam bahasa indonesia artinya "terpendam"). Dusun yang sudah permak diri menjadi pemukiman yg lumayan padat tetapi masih tetap lembab dan sejuk :).
Sejujurnya masih tersimpan di benak saya untuk tinggal di sana, membangun bersama masyarakat di sana melalui usaha kecil yang berdampak pada umat di sana. Mimpi itu masih saya simpan hingga sekarang dan saya masih ingin mewujudkannyaSeiring dengan kerinduan saya akan RUMAH saya yang dulu, dan insy ALlah di masa depan saya dan suami akan menghabiskan masa tua di sana :) amiiin